52 ASN KESDM Ikuti Pelatihan Perencanaan Penyanggaan Tambang Bawah Tanah Di BDTBT Sawahlunto

BDTBT, Sawahlunto – Sistem penyanggaan merupakan aspek yang sangat penting pada perencanaan industri pertambangan karena menjadi penentu kesuksesan dan kegagalan penambangan. Diklat ini akan memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi ASN KESDM terkait Perencanaan Penyanggaan Tambang Bawah Tanah.

Diklat Perencanaan Penyanggaan Tambang Bawah Tanah bagi ASN KESDM dilaksanakan pada 03 – 05 Juli 2023 diikuti oleh 52 peserta berasal dari BPSDM ESDM dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, yang dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom.

Senin 03 Juli 2023 Kepala BDTBT Darius Agung Prata, S.T., M.K.K.K. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan diklat rutin ini untuk bisa meningkat IP ASN KESDM, dimana sebagai seorang PNS dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi kita dibidang apapun salah satunya melalui Dikat Perencanaan Penyanggaan Tambang Bawah Tanah.

Materi Perencanaan Penyanggaan Tambang Bawah Tanah akan disampaikan oleh Rochsyid Anggara S.T., M.T. Dosen Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung. Peserta dibekali materi-materi antara lain Sifat Keteknikan Massa Batuan, Sistem Klasifikasi Massa Batuan, Lubang Bukaan Tambang Bawah Tanah dan Sistem Penyanggaan Tambang Bawah Tanah, disamping itu  peserta juga melakukan studi kasus dengan tema Penanganan Tambang Bawah Tanah.

Balai Diklat Tambang Bawah Tanah berharap melalui pelaksanaan diklat Perencanaan Penyanggaan Tambang Bawah Tanah ini dapat meningkatkan pengetahuan ASN KESDM pada bidang tambang bawah tanah khususnya Perencanaan Penyanggaan sehingga dapat mendukung tugas-tugas pembinaan dan pengawasan  yang dilakukan oleh ASN KESDM.

WhatsApp chat