Tingkatkan Kompetensi Masyarakat Kalimantan Barat, BDTBT adakan Distance Learning Pra-POP

BDTBT, Sawahlunto – Pada industri pertambangan, tanggung jawab keselamatan dan kesehatan kerja berada pada Kepala Teknik Tambang (KTT). Namun KTT tidak sendiri, KTT dibantu oleh beberapa pengawas di lapangan, diantaranya Pengawas Operasional. Pengawas Operasional merupakan frontline bagi pencegahan kecelakaan kerja serta menjadi penanggung jawab atas keselamatan pekerja yang dibawahinya. Oleh sebab itu peningkatan kompetensi pengawas operasional diperlukan dalam upaya meminimalisir terjadinya kecelakaan pada kegiatan pertambangan. Hal tersebut melatarbelakangi Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah (BDTBT) mengadakan Distance Learning Pra Pengawas Operasional Pertama (Pra-POP) Bidang Pertambangan untuk Masyarakat Provinsi Kalimantan Barat Angakatan I.

Distance Learning yang dilaksanakan pada tanggal 25 – 27 Agustus 2021 ini diikuti oleh 14 orang masyarakat Provinsi Kalimantan Barat.  Selama tiga hari pelaksanaan Distance Learning, peserta mendapatkan pembelajaran tentang pelaksanaan peraturan perundang-undangan terkait keselamatan pertambangan dan perlindungan lingkungan, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab keselamatan pertambangan pada area yang menjadi tanggung jawab, pelaksanaan identifikasi bahaya dan pengedalian risiko, pelaksanaan analisis keselamatan pekerjaan (JSA), pelaksanaan pertemuan keselamatan tambang terencana, pelaksanaan  inspeksi, dan pelaksanaan investigasi kecelakaan.

Distance Learning ini merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional yang diemban oleh Pemerintah c.q Kementerian ESDM ini ditujukan untuk memberikan bekal kompetensi kepada masyarakat pencari kerja agar dapat bersaing di dunia kerja khususnya dalam dunia pertambangan. (WL)

WhatsApp chat